Yang Terbaik Bukanlah Datang dengan Kelebihannya, Melainkan Bersanding Bahagia dan Saling Menerima

Bagikandakwah – Sahabat dakwah, Tidak ada manusia yang sempurna, Manusia hanyalah mahluk biasa yang tak luput dari kesalahan dan pastinya jauh dari kata sempurna. Manusia hanyalah mahluk yang mengusahakan setiap keinginannnya dimana tetaplah Tuhan yang menentukan semuanya.



Setiap kita pastilah memiliki kelebihan masing-masing yang membuat kita isimewa di mata sesama kita entah kelebihan dalam hal fisik, kemampuan, dan yang lainnya yang terkadang menjadikan orang lain kagum kepada pribadi kita. Namun kita juga perlu menyadari bahwa dengan kelebihan kita itu jangan sampai kita memanfaatkannya dengan seenaknya singgah dari satu hati ke lain hati dan pergi tanpa alasan yang pastinya hal itu sangatlah menyakitkan. Jangan sampai kita menyalahgunakan pemberian dari Tuhan ini sebagai hal yang membuat kita seenaknya sendiri dalam mempermainkan cinta. Sadarlah di setiap kelebihan pastilah juga banyak ketidaksempurnaan yang kita miliki. Jadi tak usahlah kita berbangga-bangga dan menyombongkan dengan mempermainkan hati banyak orang. Kita harus menyadari bahwa untuk mencintai seseorang kita haruslah memilih sosok yang terbaik. Bukan yang datang dengan segala kekaguman akan kelebihan yang dia miliki, melainkan bagaimana dia bisa menghadirkan cinta dan bahagia dengan menerima dan melengkapi segala ketidaksempurnaan kita. Orang yang benar mencintai tak akan pamer dan mengumbar kelebihan yang dia miliki untuk bisa mencintai, melainkan mereka akan bersama dengan kita tumbuh mendewasa saling memperbaiki pribadi. Karena dia sadar banyak juga kekurangan yang dimiliki.

Iya, yang terbaik untuk bisa mencintai adalah bukan yang hadir dengan membanggakan kelebihan yang dia miliki melainkan sejauh mana dia membuktikan perjuangannya dalam mencintai dan menunjukkan bahwa dia ingin tumbu mendewasa dan menjalani kisah hidupnya bersama dengan kita. Berani mencinta menandakan dia juga bersiap diri untuk menerima setiap kekurangan dan keadaan yang dimilikinya dan pasangannya yaitu kita. Jadi jangan seenaknya mempermainkan hati dengan segala kelebihan yang Tuhan titipkan untuk kita. Membuat orang lain kagum atas bakat dan kelebihan yang kita miliki adalah suatu kewajaran namun itu semua bukanlah alasan kita untuk menyakiti hati. Ingatlah, setiap perbuatan pastilah akan menuai balasan entah sekarang atau esok kita pasti akan merasakan. Jadi berbuat baik atas setiap kelebihan dan bersahaja karena merasa memiliki kekurangan akan membuat orang lebih mencintai dan menghargai kita juga termasuk pasangan kita. Tak usah berbangga dengan paras menawan bila hanya hadir membawa kekecewaan, tak usah menyombongkan diri dengan harta karena bukan harta yang mendewasakan kita dan mengajarkan sekeras apa memperjuangkan cinta yang sebenarnya.

Jadi sahabat dakwah, mulai saat ini sudah saatnya kita memilih mana yang terbaik bukan mana yang memiliki sesuatu yang lebih. Semua ini adalah perihal mencintai atas hati yang siap melangkah bersama dan saling membahagiakan, bukannya membeli kesenangan. Semuanya adalah bagaimana kita bisa menjalani setiap rintangan bersama dan saling menerima karena kita sadar bahwa kita jauh dari kata sempurna. Bukannya menyombongkan diri yang menuai sebuah kecewa. Sadarlah mencintai tak semudah itu, bukan bisa memiliki dengan mengandalkan kelebihan namun sekuat apa cinta ini mempertahankan dengan segala kekurangan dan ketidaksempurnaan.


Semoga bermanfaat
Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Yang Terbaik Bukanlah Datang dengan Kelebihannya, Melainkan Bersanding Bahagia dan Saling Menerima